Pertama kali datang di Jepang, saya langsung terkesan dengan banyak hal. Tentang kedisiplinan orang Jepang. Tentang kebersihan Jepang. Tentang sistemnya yang lengkap dan membuat hidup sangat teratur. Tentang kesadaran masyarakatnya tentang pengelolaan sampah. Tentang penghargaannya pada pejalan kaki, pada anak-anak, orang sakit, ibu membawa bayi, dan orang tua. Tentang sistem transportasi massal-nya. Tentang biaya hidup di Tokyo yang selangit. Dan banyak hal lain.
Tapi ada satu hal yang hilang yang saya rasakan. Tapi mungkin ini hanya di Tokyo dan kota besar lainnya. Orang-orang disini hidup seakan tanpa makna. Hidup sudah sangat teratur, namun disertai persaingan yang berat. Saya kadang suka naik kereta di gerbong paling belakang, memperhatikan kondektur bekerja. Kesan pertama saya: Seperti robot! Hilang sisi-sisi kemanusiaanny. Walaupun ternyata, kondektur yang pertama kali saya perhatikan memang pas yang kayak robot. Salah satu hal yang memperlihatkan kosongnya hidup orang-orang adalah, dalam seminggu pertama saya tinggal di Tokyo, dua kali kereta Den en Toshi Line yang saya tumpangi telaaaaat banget (Disini, lebih dari 1-2 menit sudah masuk kategori telat) karena ada orang bunuh diri lompat kearah kereta yang berjalan kencang....
Tapi juga ada hal yang menarik lainnya, disini banyak banget orang tua! Jauh lebih banyak dari tempat lain yang pernah saya datangi...
Minggu, Oktober 19, 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar