Ini tulisan tentang ratu bilqis, ratu negeri Saba' yang dikisahkan dalam Al Qur'an. Saya katakan bijak karena dengan diplomatis dia berinteraksi dengan Sulaiman. Tatkala Bilqis menerima surat dari Sulaiman yang isinya mengajak kepada menyembah Allah, meninggalkan agama menyembah matahari, bilqis berkata, " "Sesungguhnya raja-raja apabila memasuki suatu negeri, niscaya mereka membinasakannya, dan menjadikan penduduknya yang mulia jadi hina; dan demikian pulalah yang akan mereka perbuat. Dan sesungguhnya aku akan mengirim utusan kepada mereka dengan (membawa) hadiah, dan (aku akan) menunggu apa yang akan dibawa kembali oleh utusan-utusan itu" (QS An Naml 34-35). Paham maksudnya? Sebelum menyerah atau menyatakan perang, bilqis melakukan eksperimen dengan mengirimkan hadiah kepada sulaiaman. Di benak bilqis, jika Sulaiman adalah raja yang hanya menginginkan kekayaan, pasti akan menerima hadiahnya, dan jika menolak, berarti sulaiman tidak boleh diremehkan dan besar kemungkinan sulaiman tidak seperti raja-raja yang menghancurkan dan menghinakan jajahannya.
Lantas cerdasnya dimana? Tatkala bilqis datang ke istana sulaiman, dia melihat lantai istana yang terbuat dari kaca ada air mengalir dibawahnya, bilqis menyangka bahwa itu adalah air, dan mengangkat kainnya agar tidak basah saat melewatinya. Setelah diberitahu, bilqis langsung menyatakan taubatnya, "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam. (QS An Naml:44)" Hanya perlu satu pelajaran dan bilqis langsung tersadar, bahwa sesuatu belum tentu seperti yang terlihat. Air di istana sulaiman ternyata ada kaca diatasnya. Matahari yang hebat yang disembahnya, ternyata ada seuatu dzat yang maha berkuasa atasnya.
Saat ini, betapa banyak peristiwa dan pelajaran yang terjadi di sekitar kita, namun demikian bebalnya kita tidak mau bertaubat dan mengambil pelajaran dari setiap peristiwa di sekitar kita.
Semoga Allah senantiasa menunjuki kita ke jalanNya yang lurus.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar