Setelah anda punya tujuan dan menetapkan langkah-langkah menuju tujuan itu, selanjutnya tinggal menunggu aksi nyata anda. Tentu saja aksi disini berbeda dengan perubahan yang saya maksud dengan memulai gerakan kita. Aksi nyata disini lebih dari sekedar meninggalkan sikap diam kita dan memulai melakukan sesuatu, akan tetapi menjadi bagian dari sebuah urutan proses dan tindakan yang terencana untuk mencapai sebuah cita-cita. Jadi yang membedakan adalah adanya keterkaitan akan apa yang anda lakukan dengan cita dan tujuan itu.
Ada banyak orang yang peduli dan berharap, tapi sejak awal tidak mau terlibat. Yang dilakukan hanya menunggu dan berkomentar terhadap apa yang dilakukan orang lain. Bagi mereka yang ada keinginan berbuat, maka biasanya mereka akan aktif mencari tahu atau mencoba bergabung dengan kumpulan-kumpulan, organisasi, ormas, atau LSM untuk mencoba melakukan sesuatu. Bahkan dalam tataran paling sederhana dengan ikut berpartisipasi dalam kegiatan dan kepengurusan RT, RW, pengurus masjid, atau karang taruna di lingkungan tempat tinggalnya.
Namun ada juga orang-orang yang sudah mengetahui tujuan dan langkah-langkah yang ingin ditempuh, namun tidak ada realisasinya. Ini sedikit lebih baik, karena biasanya orang-orang ini tidak banyak mengkritik atau berkomentar negatif, meski biasanya bisa juga berkomentar terhadap aksi dan upaya suatu kelompok. Mereka juga bisa menjadi pelaku pasif atau pendukung pinggiran bagi sebuah upaya perbaikan, gerakan moral, dsb. Perlu sedikit kemauan dan pengorbanan untuk menuju sebuah partisipasi nyata.
Dimanakah posisi Anda saat ini?
Kamis, April 02, 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar