Apa yang dituntut dari anda apabila memperjuangkan sebuah keinginan, gagasan, atau cita-cita?
Salah satunya adalah pengorbanan. Pengorbanan psikis, fisik, juga finansial. Pengorbanan fisik karena untuk menggapai tujuan itu memang diperlukan kerja nyata yang menguras tenaga. Terkadang anda harus mengurangi jadwal istirahat karena harus mengalokasikan lebih banyak waktu untuk cita-cita itu. Juga pemikiran anda harus terkuras demi upaya-upaya yang dilaksanakan.
Lebih jauh juga dibutuhkan pengorbanan dari segi finansial untuk membiayai upaya-upaya itu. Mungkin kita bisa mengusahakan sumber-sumber pemasukan lain atau donasi untuk membiayai perjuangan. Dan ini bukan tidak mungkin. Bahkan dengan pengelolaan yang tepat, kegiatan-kegiatan yang awalnya bertujuan sebagai kegiatan sosial bisa berkembang dan menggerakkan kegiatan perekonomian. Sebagai contoh paling gamblang adalah Aa Gym dengan Daarut Tauhid-nya. Namun untuk mencapai situasi itu juga tidak mudah. Dan pada awalnya atau bahkan sampai akhirnya pun pengorbanan finansial tetap dibutuhkan. Selain kemampuan anda menyumbang dan membiayai perjuangan, juga kerelaan anda melepas peluang-peluang ekonomi anda, baik karena melewatkan peluang bisnis bagi seorang usahawan maupun peluang berkembang dan memperoleh karir yang lebih baik, disebabkan tuntutan dalam memperjuangkan cita-cita itu.
Dan tentu saja pengorbanan psikis atau mental. Ini sangat banyak bentuknya. Bahkan termasuk bagaimana anda harus tetap gigih berjuang tatkala tidak banyak orang lain yang bersedia bekerja sama dengan anda demi tujuan itu. Juga kesabaran dan ketabahan menghadapi berbagai kegagalan, hambatan, juga rintangan, termasuk pula ejekan atau hinaan dari orang lain disekitar anda.
Senin, April 06, 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar