Rabu, Agustus 30, 2006

Kita punya segalanya...

Hari ini, sepulang sekolah diatas bis,
Aku melihat seorang gadis,
Umurnya sekitar sembilan tahun, matanya biru,
bila tersenyum dia sungguh manis,
Sungguh menawan dan mempesona hatiku,
Hingga kulihat sebuah tongkat disampingnya,
Ternyata sebelah kakinya telah tiada,

Yaa Allah maafkanku bila keliru,
Aku punya dua kaki, sungguh dunia ini milikku,

Turun dari bis kehausan menerpa,
Kuhampiri seorang anak yang asyik menunggu dagangannya,
senyumnya ramah siap menyambut siapa saja,
“Aku beli aquanya dik, berapa harganya ?”
“Limaratus saja, kak. Kakak mau berapa ?”
“Satu saja dik. Nih ambil kembaliannya …”
Kataku sambil menyodorkan selembar uang seribu
Kutunggu, dia tak menyambut uangku,
Ternyata kedua matanya telah buta,
Barulah kusadari saat itu,
Kuberikan ke tangannya, dan kuambil minumku…
“Terima kasih, kak, kakak sungguh baik …!”
Senyumnya manis, semanis gadis diatas bis,
Yang mampu menusuk relung hatiku…

Yaa Allah maafkanku bila keliru,
Aku punya dua mata, sungguh dunia ini milikku,

Berjalan ke rumah, kulewati sebuah taman,
Seorang anak diam di kursi taman,
Matanya yang indah asyik memandang
Teman-temannya yang bermain dengan riang,
“Mengapa tidak bermain bersama mereka ?”
tanyaku sembari menghampirinya
Dia diam, seolah tak tahu ku didekatnya,
Kuulangi pertanyaanku, dia tetap diam saja,
Ketika seorang wanita setengah baya menghampirinya,
Baru kutahu dia tak bisa mendengarku,
Duhai, betapa sepi dunianya tanpa suara,

Yaa Allah maafkanku bila keliru,
Aku punya dua telinga, sungguh dunia ini milikku,

Maafkanku yaa Allah, bila kukeliru,
Aku punya kaki, aku punya mata, aku punya telinga,
Aku Kau beri segalanya,
Sungguh, dunia ini milikku.


Sebuah Puisi
Dengan ide dari sajak Asma Nadia

"Today, Upon A Bus"

Renungan :
Sahabat, sering kali kita merasa betapa lemah diri ini,
Kadang kala kita juga bertanya, anugrah apa sih yang telah Dia berikan tuk kita ?
Mari kita tengok betapa besar anugerah yang telah Dia berikan,
Mari kita tengok betapa kita terlalu sering menyia-nyiakan anugerah itu,
Mari kita tengok, sudah bersyukurkah diri kita ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar