Hari ini ada sebuah berita yang sungguh membahagiakan saya. Istri saya dinyatakan lulus dari semua poli dari DM yang sudah dijalaninya. Berarti tinggal mengikuti sumpah dokter, dan kemudian menempuh UKDI.
Hmm... baru sekarang saya merasakan kegembiraan seperti ini, atas kelulusan seseorang selain diri saya sendiri. Ketika kakak-kakak dan adik saya di wisuda atau mengikuti sumpah dokter, rasanya-biasa-biasa saja. Pun ketika saya sendiri melewati sidang tugas akhir maupun sidang magister, rasanya juga tidak begitu luar biasa, walaupun saya juga merasa gembira sekali. Tapi hari ini saya begitu gembira, atas kelulusan istri saya.
Mungkin ini maknanya ketika istri atau pasangan kita telah menjadi bagian diri kita. Saya jadi mengerti bagaimana orang tua kita merasa bahagia ketika kita lulus atau di wisuda. Kebahagiaan itu tidak dapat diungkapkan. Saya bahkan masih ingat dulu dua kali Bapak dan Ibu saya pergi ke Bandung untuk menghadiri wisuda saya, walaupun saya bahkan menganggap acara wisuda itu sesuatu yang biasa dan bahkan bilang ke Bapak Ibu bahwa saya tidak apa-apa jika Bapak Ibu tidak dapat menghadiri acara wisuda. Ketika saya bilang bahwa saya tidak memesan foto wisuda magister saya, Bapak terlihat kecewa. Sekarang saya tahu mengapa beliau sampai kecewa. Saya juga berharap bahwa nanti saya juga akan berbahagia atas kelulusan anak-anak saya, dan semoga mereka dapat meraih prestasi yang lebih baik dari orang tuanya.
"Bunda, selamat ya atas kelulusannya. Perjuangan 6 tahun akhirnya berbuah juga ya... Semoga diberikan barakah oleh Allah dan menjadi pintu barakah bagi kita semua..."
Rabu, Februari 04, 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Maaf ini Mas Amin yang dulu SMA 3 Solo? Kalau bener ya jelas masih ingat, sekarang di jepang juga ya ambil S3 di Univ Tokyo,wah turut senang,saya di Tottori Mas Amin
BalasHapus