Anda seseorang yang percaya diri? Sudahkah anda yakin bahwa sikap percaya diri itu tidak tergelincir menjadi sebuah kesombongan? Sebabnya, sangat tipis perbedaan antara sikap percaya diri dengan sombong. Seseorang yang sering berprestasi boleh jadi akan memiliki kepercayaan diri yang besar, namun dalam beberapa kesempatan tampak seperti sebagai melakukan kesombongan. Sikap percaya diri memang harus dimiliki setiap orang, yang merupakan kebalikan dari sikap inferior atau rendah diri, merasa diri tidak sebaik orang lain. Karenanya sikap yang muncul adalah kurangnya keyakinan dan hilangnya rasa takut karena menganggap diri ini kurang berkemampuan atau sejenisnya.
Jika tidak berhati-hati, maka sikap percaya diri bisa berubah menjadi kesombongan. Saya rasa, ada beberapa indikasi bilamana kita telah jatuh kedalam kesombongan, meski awalnya hanya berupa sikap percaya diri. Sifat sombong muncul dikala kita merasa diri kita lebih dibandingkan orang lain. Manifestasinya bisa berupa sikap meremehkan orang lain, menganggap enteng pendapat dan masukan orang lain, keras kepala dengan pendapat pribadi. Inilah salah satu bahayanya bersifat sombong. Sulit untuk diingatkan dan dikembalikan kepada jalan yang benar tatkala melakukan kesalahan. Dia lebih memandang siapa orang yang berbicara dan jarang memperhatikan substansi pembicaraan itu sendiri.
Seorang yang percaya diri akan tetap memperhatikan setiap kritik, saran, dan masukan yang disampaikan kepadanya. Namun orang yang sombong, akan menganggap kritik dan saran sebagai bentuk ketidaksukaan orang kepadanya. Ungkapan-ungkapan, "Ah..kamu aja yang sirik..." atau "Emangnya kamu siapa...?" atau "Siapa dulu dong,.. saya..." bisa menandakan sikap sombong mulai muncul dalam diri. Jika ada orang yang menasehati anda, jangan terlalu percaya diri, itu menandakan bahwa anda harus mulai mengevaluasi diri, jangan sampai anda melakukan sebuah kesalahan yang besar, karena Allah telah mengharamkan bau surga untuk tercium oleh seseorang yang ada dalam hatinya sikap sombong. Anda mungkin merasa tidak menyombongkan diri, tapi jika ungkapan dan nasihat itu muncul dari orang dekat anda, anda memang betul-betul harus bertaubat...
Bagaimana menghindari rasa sombong? Menurut saya, salah satu caranya adalah dengan selalu membangkitkan kesadaran bahwa segala keberhasilan kita adalah sebuah anugerah dan tidak mungkin terjadi melainkan karena pertolongan Allah. Ini kuncinya. Dengan selalu menyadari betapa kita kecil dan tiada berarti dimata Allah, akan bisa menekan rasa kesombongan kita. Karenanya, jangan pernah merasa prestasi kita adalah hasil jerih payah kita semata. Bahkan kadang kala, kegagalan juga harus disyukuri, karena kegagalan merupakan salah satu peringatan Allah kepada kita untuk tetap jauh dari sikap sombong...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar