Yas we can... mungkin anda lebih mengenalnya sebagai slogan kampanye Barrack Obama. Tapi itu adalah inspirasi baru yang saya temukan sore ini. Sehabis mengikuti sidang terbuka disertasi teman saya seorang Prancis, Ben, saya ngobrol dengannya. Awalnya, saya menanyakan hal-hal biasa, tentang berapa paper yang sudah dia bikin, tentang bagaimana awalnya dia mengerjakan Ph.D, dan hal-hal semacamnya. Tapi pembicaraan menjadi sangat menarik ketika dia menceritakan tentang seorang alumni lab berkebangsaan India, namanya Manoharan.
Saya bercerita kepada Ben, bahwa saya mengalami sedikit kesulitan memulai Ph.D saya. Saya merasa kesulitan dengan keterbatasan penguasaan bahasa Jepang saya, juga kesulitan berinteraksi dengan orang-orang di lab. Ben kemudian bercerita tentang seorang Manoharan. Seorang yang datang dari India, sama sekali tidak mampu berbahasa Jepang dan tidak memiliki pengalaman dalam fabrikasi semikonduktor. Luar biasa. Semua dipelajarinya, mulai bagaimana mengoperasikan alat-alat (Yang semua manualnya dalam bahasa Jepang), sampai melakukan eksperimen dan penelitian. Semua dilakukannya sendiri, hingga dia berhasil membuat 4 paper internasional. Bahkan dia bisa membuat manual-manual penggunaan peralatan di lab dalam bahasa Inggris. Yang paling luar biasa, semuanya dilakukan dalam waktu 3 tahun saja!
Ini sungguh menginspirasi saya. Saya merasa saya punya sedikit kelebihan dibanding Manoharan ketika dia memulai Ph.D-nya. Sebagian dasar fabrikasi dan pemrosesan semikonduktor sudah saya kuasai. Saya tidak sedang menyombongkan diri, tapi di lab saya di ITB, pada saat berangkat ke Jepang, mungkin saya termasuk yang paling jago dalam hal proses IC. Kalahnya mungkin sama Mang Ayub saja he..he... Tapi dia kan memiliki 3 tahun lebih banyak jam terbang dibandingkan saya...
Jadi, saya semakin yakin, saya pasti bisa... Saya harus lebih bersemangat lagi dalam mengerjakan kegiatan saya selanjutnya...
Senin, Januari 05, 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar